Elemen Operasional SEROMN

Naskah Eksklusif Lentera Hikmat DOKUMEN RISET MANDIRI

Elemen Operasional SEROMN

Disusun : Dwi Ariefin | Riset Mandiri 2026

LHID: 05.2026/NASKAHRISET.001

Elemen Operasional SEROMN

"Naskah tersebut merupakan hasil kajian mandiri penulis setelah mencermati Asumsi-Asumsi Andragogi gagasan Malcolm Knowles"

Knowles mengajukan 6 asumsi pembelajaran dalam Andragogi. Asumsi-asumsi yang diajukan mulai dari Self Consept (Konsep Diri)-Kemandirian, hingga Need To Know (Kebutuhan Mengetahui) sangat penting dalam pembelajaran Andragogi.

Knowles sebenarnya juga sudah memerinci (atau mengoperasionalkan) setiap konsep asumsi yang digagasnya. Akan tetapi, masih cukup sulit dipahami oleh pemelajar dalam konteks Indonesia. Oleh karena itu sebuah kajian opersionalisasi yang kontekstual adalah diperlukan. Penulis telah mengkaji dan juga menghasilkan temuannya. PAda tabel tersebut didaftarkan elemen-elemen operasional dari setiap asumsi-asumsi andragogi yang diajukan Knowles. Sebagai cattan Akronim "SEROMN" memang diusulkan penulis (Dwi Ariefin) sebagai upaya untuk memudahkan dalam mengingat. Akan tetapi isinya tetap merupakan gagasan dari Knowles.

Saran Sitasi (Format APA):
Dwi Ariefin (2026). Elemen Operasional SEROMN. Dokumen Riset Mandiri

(teks lebih lanjut silakan perhatikan di Pratinjau)

šŸ“– Lihat Pratinjau Visual (PDF/Slides)

Komentar