Asas Kepercayaan Baptis (GGBI)
Pedoman Asas Kepercayaan GGBI
Asas Kepercayaan Gabungan Gereja Baptis Indonesia (GGBI) merupakan pedoman dalam menilai keyakinan iman dan praktek kehidupan. Meski demikian, dokumen ini disusun bukan menjadi peraturan yang berkuasa atau membelenggu siapapun juga, melainkan dirancang untuk menolong manakala terjadi pertentangan sekaligus menjadi alat pemersatu umat.
Secara historis, sejak GGBI berdiri pada 12 Agustus 1971, belum disusun pernyataan formal mengenai asas-asas kepercayaannya. Rumusan doktrinal tertulis baru muncul secara formal dalam minit Kongres I GGBI tahun 1973 yang berisi 4 pokok awal, hingga akhirnya Panitia Doktrin Baptis berhasil merumuskan secara lengkap Pedoman Asas Kepercayaan pertama pada Kongres II GGBI tahun 1977 di Sukabumi. Perjalanan dokumen historis ini terus mengalami pembahasan kembali dan pembaruan struktur dalam berbagai Kongres Nasional, hingga akhirnya pada tahun 2011-2012 disusunlah dokumen Asas Kepercayaan Baptis yang disertai penjelasan komprehensif dalam bentuk buku saku.
Garis besar isi dari Asas Kepercayaan (versi 2011-2012) menyajikan sistematika doktrinal yang runtut bagi iman kaum Baptis. Pokok-pokok kebenaran Alkitabiah tersebut secara urut memuat pengakuan mengenai Alkitab sebagai otoritas tertinggi, sifat dan keesaan Allah Tritunggal, penyataan diri Yesus Kristus, serta kehadiran dan pelayanan Roh Kudus. Dokumen ini juga menjelaskan secara dasar mengenai manusia, serta malaikat, realita Dosa, pengalaman anugerah Keselamatan yang bersifat kekal, hakekat tata pemerintahan Gereja lokal yang bersifat otonom-kongregasional terikat wadah Keluarga Besar, hingga perkara-perkara akhir mengenai eskatologi.
(teks lebih lanjut silakan perhatikan di Pratinjau)
Komentar
Posting Komentar