Adult Learning Principles -Nooshin&Maryam

Fragmen Eksklusif Lentera Hikmat SAMPEL JURNAL

Adult Learning Principles

Penulis Jurnal: Nooshin Javadi, Maryam Zandieh | Penerbit: Journal of American Science (2011)

LHID: 13.2026/JOUR.FRAG.002

Adult Learning Principles (Prinsip-Prinsip Pembelajaran Orang Dewasa)

"Peran pengajar adalah sebagai fasilitator proses belajar. Mayoritas orang dewasa menolak hubungan tradisional guru-murid dan lebih memilih dipandang sebagai mitra kerja sama."

Artikel jurnal ilmiah berjudul "Adult Learning Principles" karya Nooshin Javadi dan Maryam Zandieh menguraikan esensi penting dari implementasi program pendidikan orang dewasa secara fungsional di tengah masyarakat[cite: 3, 4]. Kajian ini menegaskan bahwa keberhasilan program andragogi sangat bertumpu pada filosofi demokratis berupa pembagian tanggung jawab bersama (shared responsibility) dalam hal perencanaan, pelaksanaan, hingga proses evaluasi[cite: 26]. Berbeda dengan pendidikan formal bagi anak-anak, pengajar orang dewasa dituntut untuk menempatkan diri sebagai rekan atau mitra belajar, serta fasilitator yang senantiasa mengutamakan materi berbasis aplikasi praktis guna memecahkan masalah lokal yang dihadapi komunitas secara nyata[cite: 20, 23, 25].

Lebih lanjut, artikel ini mengidentifikasi elemen-elemen psikologis kritis yang melandasi cara belajar orang dewasa, yang meliputi aspek motivasi, penguatan (reinforcement), retensi ingatan, hingga transferensi keahlian ke dalam situasi baru[cite: 77, 78, 79, 80]. Orang dewasa akan belajar dengan sangat efektif apabila memiliki motivasi internal yang didorong oleh keuntungan personal yang pragmatis, alih-alih dipaksa menerima materi yang abstrak[cite: 81, 82, 86]. Oleh karena itu, perancang program harus secara sensitif mengukur kebutuhan serta kemampuan dasar peserta, menyajikan titik-titik kesuksesan kecil secara berkala demi membangun kepercayaan diri, serta menciptakan lingkungan belajar yang kooperatif dan bebas dari tekanan ujian yang menegangkan[cite: 36, 55, 62].

Sebagai implementasi konkret, naskah ini juga memaparkan bahwa retensi dan transfer pemahaman pemelajar dapat dioptimalkan melalui teknik penyesuaian yang wajar (reasonable adjustment), penggunaan asiasi dengan pengetahuan yang telah dikuasai sebelumnya, serta penerapan metode kontrak belajar (learning contract)[cite: 58, 66, 139]. Dengan memahami kerangka kerja andragogi secara utuh, para pendidik mampu menyusun program pengajaran yang komprehensif, terstruktur melalui kalender aktivitas tahunan, serta adaptif dalam meningkatkan rasa percaya diri, keterampilan mengambil keputusan, sekaligus mendongkrak kesejahteraan hidup manusia di lingkungannya[cite: 29, 150, 153].

Saran Sitasi (Format APA):
Javadi, N., & Zandieh, M. (2011). Adult learning principles. Journal of American Science, 7(6), 342-346.

(teks lebih lanjut silakan perhatikan di Pratinjau)

šŸ“– Lihat Pratinjau Visual (PDF/Slides)

Komentar