Posisi dan Hubungan: Pendidikan dan Pembelajaran
LHID:13.19102017/pdfed.001.0526.v1
Posisi dan Hubungan
Pendidikan dan Pembelajaran
(dalam pembahasan Teknologi Pendidikan)
oleh: Dr. Dwi Ariefin
Dalam diskursus akademik, istilah pendidikan dan pembelajaran sering kali digunakan secara bergantian. Meski demikian, sesuangguhnya keduanya memiliki posisi dan hubungan yang spesifik (UU No. 20 Tahun 2003). Untuk memahami pokok tersebut, perlu dilakukan analisis melalui dua jalur : pertama, dari segi perencanaan kurikulum; dan kedua, dari segi sistem proses.
1. Perspektif Perencanaan dan Kurikulum Secara rancangan, pendidikan bertindak sebagai payung besar yang menaungi beragam bentuk kegiatan dan aktifitas untuk mendidik (Miarso, 2004). Pembelajaran adalah salah satu, dan adalah aktifitas utama dari rencana dan kurikulum suatu pendidikan. Dalam pendidikan terdapat pembelajaran, dan pembelajaran adalah bagian dari suatu pendidikan (Sanjaya, 2015).
Pada bagian lain, keberadaan "kurikulum" menjadi pokok yang bisa melintas pada konteks pendidikan maupun pembelajaran. Ada kurikulum yang dimaksudkan sebagai rancangan program bagi pendidikan. Misalnya pada Progra Studi Pendidikan Orang Dewasa, terdapat rencana sajian Mata Kuliah, diantaranya adalah MK Psikologi Orang Dewasa, MK Pendampingan, juga MK Riset Andragogi. Selanjutnya dalam MK Psikologi Orang Dewasa terdapat kurikulum juga, yang berupa pokok-pokok bahasan, contohnya Karakteristik Orang Dewasa, Orang Dewasa Belajar, Prinsip-Prinsip Pendampingan dan lainnya.
Pada ruang lingkup pendidikan ada pihak yang mendidik, yaitu pendidik, ada juga pihak peserta didik. Pada cakupan pembelajaran ada pihak pembelajar, dan peserta belajar (pemelajar). Bagi konteks pendidikan dan pembelajaran dikenal sebutan: guru, pengajar, pembina, pendamping, mentor, tutor, fasilitator; serta sebutan siswa, murid, mahasiswa, peserta didik, peserta belajar, peserta pelatihan. Penggunaan sebutan-sebutan tersebut dengan memperhatikan konteks cakupan dan bahasannya.
2. Berkaitan dengan kajian tentang teknologi pendidikan, perlu mengerti juga konsep pembelajaran sebagai sebuah sistem. Dalam sebuah sistem, ada input, proses, output dan umpan balik (Reiser & Dempsey, 2017). Jika ditinjau dari sisi proses, pembelajaran merupakan sistem kompleks yang melibatkan strategi, metode, dan media. Strategi digunakan untuk mencapai tujuan tertentu , sedangkan metode atau teknik adalah cara untuk "membelajarkan" peserta didik (Rusman, 2017). Di tengah proses ini, media berperan sebagai pengantar bahan ajar agar sampai kepada peserta belajar secara efektif. Seluruh rangkaian dari sistem pembelajaran diakhiri dengan evaluasi untuk mengukur pencapaian tujuan, yang selanjutnya juga menjadi sumber data bagi umpan balik (feedback). Umpan balik berguna bagi tindakan koreksi terhadap input dan komponen dalam proses.
Dalam konteks bahasan ini, Teknologi Pendidikan berperan dalam efisiensi, yaitu menghadirkan solusi untuk mengatasi masalah dan meningkatkan efisiensi dalam proses membelajarkan (AECT, 2008). Dengan mengatur dan mengelola secara tepat dari model, strategi, dan metode secara tepat, teknologi pendidikan (atau pada batasan tertentu sebagai teknologi pembelajaran), akan memastikan bahwa hubungan antara pembelajar dan pemelajar tetap berada dalam jalur (track) rencana kurikulum yang telah ditetapkan.
Daftar Referensi
AECT (Januszewski, A., & Molenda, M.). (2008). Educational Technology: A Definition with Commentary. New York: Routledge.
Miarso, Yusufhadi. (2004). Menyemai Benih Teknologi Pendidikan. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
Reiser, R. A., & Dempsey, J. V. (2017). Trends and Issues in Instructional Design and Technology. Boston: Pearson.
Rusman. (2017). Belajar & Pembelajaran: Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Jakarta: Kencana.
Sanjaya, Wina. (2015). Kurikulum dan Pembelajaran: Teori dan Praktik Pengembangan Kurikulum. Jakarta: Kencana.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional
Kode LHID: 13.19102017/pdfed.001.0526. v1
"Menghargai karya orang lain adalah bagian dari integritas akademis."
Materi (PPT-PDF) berikut ini berisi bagan-bagan yang menolong pembelajar dan mahasiswa calon pembelajar dalam memahami posisi, hubungan dan cakupan pendidikan, dan pembelajaran dalam kaitannya dengan Teknologi Pendidikan.
Komentar
Posting Komentar